gambar

gambar
cinta yang abadi hanyalah cinta dari Allah SWT

Selasa, 04 September 2012

WANITA

Wanita

 by: Venti Atiqoh


 


Wanita adalah makhluk yg lemah
Yang sangat rentan tuk disakiti
Dan sangat membutuhkan perlindungan dari seorang kaum adam

wanita memiliki hati yang tulus
Memiliki jiwa yang lembut
Dan bertutur kata halus
serta kasih sayang yang abadi
Meski di dunia ini tak ada yang abadi

Meskipun terkadang ada pula wanita yang jauh dari itu
Tahukah engkau kaum adam?
Mengapa wanita bisa berubah demikian.
Semua itu krn pnglman dlm khdupan mereka.

Mereka ingin berubah
Ingin bisa kuat
Dan mampu melindungi dirinya sndiri
Mereka lemah krn slalu mengalah dan disakiti. Sehingga mereka berubah

Namun itu semua karena mereka menginginkan kasih sayang yg benar2 tulus dr hati para kaum adam. Mereka ingin dihargai bukan diinjak2 meski wanita lemah.

Setia adalah pegangan kaum wanita
wanita lebih setia dibndingkan kaum adam
Wanita bisa mnjaga kesetiaannya meski pasangannya jauh disana.

aku adalah wanita
Wanita yang lemah yg lahir bkn untk disakiti dan di khianati
aku lahir untuk disayangi dan dilindungi.

Wanita memang mudah jatuh cinta
Mudah setia dan percaya terhadap pasangannya. salah satu kelemahan wanita yaitu dia tak mampu bgtu saja melupakan yang pernah ada dihatinya.

Teruntuk para wanita
Bersabarlah akan datangnya
Pangeran yang akan selalu menjagamu, menyayangimu,dan setia padamu
dan ingatlah selalu
Wanita baik-baik akan mendapatkan laki-laki baik, bgtu pula sbliknya.

wahai para wanita
Marilah selalu mencoba menjadi wanita yang lebih baik jika kalian mendambakan laki-laki yang baik..
Jodohmu adalah cerminan dari dirimu

Rabu, 02 Mei 2012

TERIMA KASIH DAN MAAF

TERIMA KASIH DAN MAAF

Alhamdulillah...
Terima kasih ya Allah
Atas segala yang Engkau berikan
Engkau masih perkenankan hamba hidup di bumi-Mu
Engkau masih perkenankan hamba menghirup udara pagi ini
dan Engkau masih perkenankan hamba menikmati segala nikmat yang telah Engkau sediakn untuk umat-Mu
dan maafkan hamba ini ya Allah yang kadang masih lalai akan tugasku
Yang kadang lalai akan semua Janji-Mu dan kadang menyalahkan Engkau disaat hidup terasa tak adil. Maafkan Hamba Ya Allah...

Terima kasih ibu
Terima kasih karena sudah bnyk berkorban untukku
Dari saat q dlm kndungan hingga diusiaku yang makin hari makin bertambah.
Terima kasih akan semua kasih sayang yang engkau berikan. Yang tak mampu ku membalas semua itu.
Maafkan anakmu ini karena slama ini bnyak mnyusahkan ibu. Kadang membuat ibu marah krna sifatku yg terkadang masih kekanak2an. Maafkan aku ibu jikalau slma ini aku blm bisa membuatmu bangga dan bahagia. terima kasih ibu dan maafkan kesalahanku. Love U Bu..

Terima kasih ayah...
Terima kasih telah membesarkanku smpai saat ini. Terima kasih telah mendidikku hingga aku menjadi seperti ini. Yang terkadang didikanmu membuatku lelah,tapi semua itu membuatku menjadi terarah. Terima kasih atas semuanya Ayah. Maafkan juga anakmu ini yang kadang tak mematuhi apa yang enkau inginkan. Kadang malas dan susah untuk diatur. Maaf kalau aku selama ini blm bisa buat Ayah bangga dan bahagia memiliki anak sepertiku. Mngkin saat ni aku belum bisa berbuat banyak untuk ayah dan ibu. Maafkan anakmu ya Ayah...

Terima kasih kakak n adek2ku..
Terima kasih untk semua yg kalian berikan. maaf apabila aku belum bisa jadi adek sekaligus kakak yang baik bagi kalian. semoga suatu saat nanti aku bisa menjadi apa yang kalian inginkan.. Love you all...

Terima kasih sahabat-sahabatku
terima kasih krn telah membuat hari2q lebih berwarna. Terimaksih telah melukiskan warna di setiap lembar kehidupanku. Maaf apabila selama ini aku blm bisa menjadi sahabat yang baik untuk kalian. Smga kita kan selalu bersahabat sampai akhir hayat.. aku sayang kalian

untuk orang-orang yang pernah menyangiku
Terima kasih atas kasih sayang kalian yang dulu pernah kalian berikan. kalian membuatku lebih dewasa dan mengajariku banyak hal dalam kehidupan ini. Terutama dalam kasih sayang,pengertian, pengorbanan dan saling menghargai. Meskipun semua itu belum sepenuhnya aku rasakan. Karena keterbatasanku tak sengaja aku menyakiti kalian. Aku belum sepenuhnya mampu menjalin hubungan yang kalian inginkan. Karena aku harus memegang janjiku untuk tidak menjalin hubungan lebih dekat dengan lawan jenis. maafkan aku wahai orang-orang yang pernah menyentuh hatiku... Kalian kan menjadi sebuah kenangan dan pengalaman yang tak terlupakan.. Terima kasih atas semuannya dan maafkan aku atas segala keterbatasanku...

TErimalah terima kasih atas semuanya dan Maafkan segala kesalahanku.. Aku sayang kalian semua..

01052012

Selasa, 17 April 2012

“KALAU BUKAN AKU YANG MEMOTIVASI DIRIKU, SIAPA LAGI?”


            Motivasi adalah satu kata yang kadang menjadikan kita lebih semangat. Kata ini pula yang menjadikan Aku menuliskan ini. Motivasi tidak hanya dapat didapatkan dari pacar, orang tua, teman dan sahabat. Motivasi paling besar sebenarnya adalah motivasi dari diri sendiri.
            Aku Akui, bahwa Aku sudah mengalami hal ini. Motivasiku hilang disaat orang yang buatku bersemangat hilang dan tak lagi bersamaku. Aku baru tersadar disaat Aku mengikhlaskan itu semua. Dari sebuah buku yang Aku baca yang berjudul The Power of a Winner, disitu Aku baru tersadar dan mengakui bahwa sebenarnya ini salahku. Salah karena Aku begitu termotivasi oleh orang lain. Sehingga Aku begitu terpuruk disaat Dia tak ada lagi. Jadi bagi temen-temen yang sedang asyik dengan seseorang yang kalian sukai wajib membaca kisahku ini. Karena kisahku ini bisa kalian jadikan sebagai sebuah pengalaman dan pembelajaran agar kalian tak seperti yang Aku alami.
            Aku sudah memiliki kontrak untuk tidak pacaran dengan orang tuaku sebelum Aku selesai kuliah tapi Aku tak bisa memendam rasaku. Memang sebuah rasa itu tak bisa ditahan. Tapi Aku masih akan janjiku, sehingga Aku belum berani untuk menyebutnya pacaran. Setelah Aku mengenal Dia dan dekat dengannya Aku sangat termotivasi. Aku menjadi sangat termotivasi untuk belajar, saat Aku sudah lelah dan putus asa dan menganggap Aku tak bisa. Dia selalu memotivasi Aku untuk tetap semangat dan Dia meyakinkan Aku bahwa itu mudah dan Aku bisa melakukannya. Dari situlah Aku bangkit dan ternyata benar kata Dia bahwa Aku bisa melakukannya. Semenjak itu Aku rasaku semakin menjadi dan motivasi dari Dia begitu sangat berarti bagiku. Waktuku bersamanya Aku manfaatkan untuk belajar apa saja yang belum Aku bisa. Dia begitu sabar mengajariku dan mendengar keluhanku dan melatihku. Sehingga disaat Aku sanggup menjalani hal yang tadinya tak mungkin Aku semakin tak bisa melepasnya. Dan Aku sangat berterimakasih padanya karena Dia begitu banyak membuat perubahan untukku. Merubahku untuk tidak gampang menyerah, untuk tidak cengeng, lebih dewasa dan berani tampil di depan umum.